Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sepak bola. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Maret 2012

Garuda Muda, pulanglah dengan kepala tegak

0 komentar
Garuda muda akhirnya hanya memastikan diri keluar sebagai runner up Hassanal Bolkiah Trophy, setelah dijungkalkan tuan rumah Brunei dengan skor 2-0. Ya, kecewa memang. tapi apa boleh diubah itu sudah hasil final. andik vermansyah dkk, sudah tampil penuh semangat, menguasai serangan di babak pertama, tapi kebobolan dua gol di babak kedua. Lewat kaki Muhammad Aminuddin dan Adi Bin Said.

Okelah itu reportase biasa versi saya, tapi kalau entar media mainstream yang mereport, pasti akan disangkutpautkan dengan biang

Selasa, 21 Februari 2012

KPSI= Penyelamat Sepakbola?

0 komentar


CATATAN 1 TAHUN REVOLUSI PSSI
Petanyaan diatas, yang sering kita dengar akhir-akhir ini sebenarnya sangat mudah dijawab dengan bererapa data dan fakta. Timnas yang tanpa prestasi, liga yang amburadul, mafia wasit dan judi, kerusuhan penonton, laporan audit yang tak pernah transparan, pemain naturalisasi yang bermuara di satu klub dan sebagainya. Tapi ada satu fakta yang jarang dibahas. Pembinaan usia dini yang selama ini terdengar heroik.
Sejak kecil saya sudah dibuai impian punya timnas yang ‘menangan’. Impian itu seakan jadi dekat ketika melihat sepak terjang Kurniawan DJ dkk. Tapi ternyata sampai do’a saya di Final Sea Games tahun lalu,  impian itu belum nyata juga.
Dimana letak kesalahannya? Kenapa sepak bola kita belum selamat? Kenapa sepakbola kita justru semakin rusak?

Selasa, 14 Februari 2012

Sepak Bola?????

0 komentar
Dunia persepakbolaan Indonesia belum juga mau ditinggalkan kemelutnya. entah maksud macam apa hingga mereka begitu ngotot berebut posisi vital induk olahraga terpopuler ini. Kubu revolusi atau kubu status quo? Kalau gue?? Sudah gue jelaskan dan tegaskan kalau saya tetap mengawal dari belakang kubu reformis. Alasannya? Ya, sangat jelas. untuk apa mendukung kubu status quo yang telah mengangkangi Pssi selama delapan tahun tapi NOL prestasi. Pemimpinnya napi, Apbd gilagilaan tapi tak transparan dalam pertanggungjawaban, atur skor, suap wasit, yang palik gue jijik itu buat apa politikus ngurusin bola. Sampai sampai bilang 'prestasi ini (padahal cuma runner up lho) berkat saya dan partai GOLKAR'. Ingat gan, jangan sampai lupa!!!!! Perjuangan terberat saat ini adalah perjuangan melawan lupa.

Gue coba deh bongkar bongkar kebusukan rezim lama, yang saat ini lagi berkamuflase memakai nama Penyelamat sepakbola. Hahahaha, dagelan kelas birokrat. Kemana aja loe loe pade lapan taun ni?

Sejauh yang gue ingat aja ya, karena gue juga yakin memori otak gue gak muat menampung semua keburukan rezim Nh.

PERTAMA, gagal tampilnya Persipura dan Arema di Liga Champion Asia tahun 2006. Padahal Persipura dan Arema sudah mengirin daftar pemain jauh sebelum batas akhir. Ini murni kesembronoan Pssi saat itu. Bahkan mencuat kabar staf Pssi terbalik dalam mengirim fax.