Tampilkan postingan dengan label absurd politic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label absurd politic. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Agustus 2012

Bangsa Basa-Basi

0 komentar
Terik Banget, 23 Agustus 2012

Beberapa menit yang lalu, saya berkepentingan mendatangi balai desa untuk membuat SKCK. Dengan perasaan yang kurang enak, karena khawatir ada iuran-iuran gelap yang pasti mengempeskan dompet yang udah kempes ini, tapi tak apalah uang ini sebagian memang milik negara. dan iuran gelap itu jelas istilah yang tak pantas dan menghinakan, maaf. Tak hanya uang, semua yang ada di bumi, tanah dan air adalah milik mutlak negara, tapi semuanya untuk kesejahteraan rakyat. Apa ada yang membantah tentang kesepakatan tersebut??

Kamis, 21 Juni 2012

Miskin itu komoditi?

0 komentar

Banyak hal membuat perjalanan hidup saya sejenak berhenti, merenung, berpikir meski dengan otak dan pengalaman yang selalu anda akui sangat terbatas. Perintah Tuhan untuk manusia agar selalu menggunakan akal pikiran adalah semacam prinsip dalam menjalani kehidupanku ini. Meski terkadang celah benar salah sangat relatif karena pembenaran massal sangat massiv ditemui. Ruwat Sengkolo dalam teaternya berujar, bisakah kau temui apa saja dari dirimu yang tidak ganjil? Aku

Senin, 19 Maret 2012

bbm = biar bisa modyar

0 komentar
pak, kami masih sehat kok
ya mungkin kondisi disini yang memaksa kami agar jangan sakit
karena rumah sakit benar benar sakit pak
nggak ikhlas menyembuhkan kami
atau penyakit justru memaklumi ketidakmampuan kami
ah, saya rasa bapak lebih tahu
lebih sadar laku PRIHATIN kami

Selasa, 28 Februari 2012

Ngamen ke DPR yuuk

0 komentar
Pernahkah rumah anda disambangi pengamen?? atau justru sering?
Apa perasaan anda saat pengamen mendatangi rumah anda. Rasa kesal tentu ada. termasuk saya pribadi, apalagi yang cuma pakai kecrekan tutup botol digepengin sambil komat-kamit gak jelas, kalau gitu sih mending ngedengerin mp3 atau radio tape ya. hahaha.

sebelumnya maaf bukan bermaksud menyindir profesi mereka, tapi ini murni rasa kesal saya karena beberapa hal.

Pertama, intensitas kedatangan pengamen yang seperti sudah kena jadwal.
 kenapa gak pernah tubrukan gitu. Bahkan di tempat saya yang relatif belum bisa disebut kota, pengamen bisa menyambangi rumah tiga kali sehari, persis anjuran minum obat. Tapi untungnya tidak tiap hari. Biasanya diatas jam sembilan pagi sampai

Kamis, 09 Februari 2012

gue sih dukung poligami daripada politikus!!!!

0 komentar
Ampuun oom. Yang merasa tersinggung dengan judul provokatif saya. Asli, sebenarnya gak ada hubungannya tulisan ini dengan poligamer. Damai ya Syekh Puji. :). Hanya saja tingkat kemuakkan saya pada politikus lagi puncak-puncaknya. (gak penting juga kali diumbar2, kalo emosi cukup eloh aja yg tahu) 

Sudah sepakbola diobok-obok seenak wudele dhewe. Katanya provesional, tapi masih ngemis anggaran rakyat. Pas dimintai pertanggungjawaban kagak mau di audit lah. Ini ngomongin sepakbolanya VIVA lho, bukan FIFA. Kata berita sampe ada yang mau sunat dua kali segala, orang Pelita J*#a, plus merangkap jd anggota DPR. Ampuun DiJe... 
Belum lagi anggaran renovasi toilet yang butuh budget milyaran. Nah loh, rapat aja pada mangkir!! Terus Toilet siapa yang pake? Kata orang Sunda mah aya' aya' wae. 
Soal korupsi, konspirasi au ah gelap.. Udah satu suara semuanya. 

Yaa, yang sabar. Anda itu keracunan berita ya belum tentu juga benar.. 

Hehehe,, no comment ah. Oke lah saya ajak anda untuk membumi. Ke pengalaman pribadi. Di kehidupan nyata senyata2nya. 
Jalan raya. 

Ya, lalu?? 

Ya, jalan raya kalo anda liat banyak spanduk2 mesum tak beraturan. Senyum senyum palsu, slogan slogan mimpi apalagi coba?? Basi ah.. Kalo kelamaan basi jadinya jijik. 
Di lampu merah pingit contohnya, kalo anda dari arah timur. Anda pasti liat spanduk nyelip dibawah iklan pegadaian'nya oom dedi mizwar. Ada partai bergambar ka'bah. Dengan tulisan besar seakan ingin bercerita 'partai ini dengan tegas TOLAK dan LAWAN penghapusan perda miras oleh Mendagri'. 
Saya Gak mau mbahas perdanya seperti apa, tapi apa maksudnya coba partai tersebut buat spanduk segedhe kingkong, isinya cuma kek gitu?? Kalo mau lawan bisa gak sih pake cara yang elegan gak pake acara buat2 spanduk yang asli norak banget. Pencitraan bung?? 100%bisa jadi. 
Belum abis disitu, ke utara anda menyusuri jalan Magelang. Usai lewat lampu merah borobudur plasa, anda akan dikejutkan pemandangan yang lebih norak lagi.. Yang ini bendera partai biru, bukan yg sedang berkuasa (pede juga pernah tp gak di jln tsb).. Tp yg pernah dipimpin mantan ketum Muhammdiyah. 
Kanan kiri jalan tanpa permisi dikuasai bambu bambu bendera ni partai.. Mana bambunya yang pasang asal2an, sampai menyerobot jalan. Bahaya kan?? Udah merusak pemandangan,, membahayakan pula.
Yah, kalo boleh sedikit jujur tadi saya sempat mengumpat umpat dibalik helm yg saya pakai 
a#uuuu!! 

#politik itu kotor, gak heran kalo mengotor2i




gambar dirampas dari mbah google.. tulisan ngopas dari notes facebook aditya ferrio